Pada Jumat (14/08) Proses seleksi telah berlangsung dan berjalan lancar. Kegiatan yang dilaksanakan dengan cukup baik, mencakup beberapa tahapan seperti TPA, LGD, wawancara, dan administrasi pendukung. Pelaksanaan LGD berjalan lancar dan mekanisme observasi sudah diterapkan, sehingga tinggal diperkuat melalui pembekalan dan penyamaan persepsi antar-observer.
Tim seleksi telah menjalankan proses sesuai aspek yang telah ditetapkan, khususnya pada wawancara, dengan tetap menjaga batasan aspek penilaian yang diberikan oleh tim profesi. Selain itu, terdapat evaluasi terhadap kualitas instrumen seleksi, termasuk tingkat kesukaran, daya beda, dan properti psikometrik. Hal ini menunjukkan adanya perhatian terhadap validitas dan kualitas proses seleksi.
Proses seleksi antar-gelombang memberikan gambaran mengenai variasi kesiapan peserta, yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem penerimaan mahasiswa berikutnya. Untuk menjamin hal tersebut, sudah terdapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik internal fakultas, tim profesi, maupun pihak rektorat dan sistem informasi, sehingga pengalaman pelaksanaan gelombang pertama dapat menjadi dasar perbaikan pada pelaksanaan selanjutnya.
Lalu, dalam acara, munculnya kesadaran untuk membangun standar mutu profesi secara lebih sistematis, mulai dari standar penerimaan, kuota, target kelulusan, IPK, hingga berbagai indikator mutu lainnya. Diikuti dengan penguatan tata kelola sudah mulai teridentifikasi dengan jelas, termasuk kebutuhan penetapan GKM, standar seleksi, prosedur penerimaan, serta pembagian peran antara tingkat universitas, fakultas, dan program studi. Masukan dari proses seleksi gelombang pertama dapat menjadi dasar penyempurnaan sistem, sehingga pelaksanaan berikutnya diharapkan lebih terstandar, konsisten, dan matang sejak awal.
Secara keseluruhan, pelaksanaan PMB telah memberikan pengalaman dan data awal yang penting untuk membangun sistem seleksi dan penjaminan mutu Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog yang lebih kuat ke depan.

